PWI-IJTI Bondowoso Aksi Solidaritas Tolak Kekerasan Wartawan

PWI Pamekasan 5.6.18
PWINews - Jurnalis Media Cetak maupun Elektronik yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Bondowoso adakan Aksi Solidaritas 1000 Lilin Tolak Kekerasan Terhadap Jurnalis Radar Bogor di depan Monumen Gerbong Maut Bondowoso,Senin (4/6/2018).

Aksi ini digelar sebagai bentuk agar tidak ada lagi kekerasan terhadap Wartawan/Jurnalis yang akhir-akhir ini banyak terjadi di beberapa wilayah,PWI berharap agar hal serupa tidak terjadi di Kabupaten Bondowoso.

Masalah ini diungkapkan Ketua PWI Bondowoso Haryono bahwa PWI dan IJTI Bondowoso dengan tegas menolak kekerasan terhadap Wartawan/Jurnalis yang terjadi pada salah satu Media Radar Bogor. [Baca Juga: PWI Kecam Insiden Kekerasan di Kantor Radar Bogor]

“Kita bersama rekan-rekan Wartawan/Jurnalis di Bondowoso menggelar aksi ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap sesama Profesi,” kata Haryono, Senin (4/6/2018).

Harapan kedepan tidak ada lagi kekerasan terhadap Wartawan. kalau memang Wartawan tersebut ada kekeliruan atau kesalahan dalam penulisan berita bisa dibuicarakan dan tentunya ada undang-undang yang mengatur. Sebagaimana tercantum dalam Undang-undang nomer 40 tahun 1999 tentang Pers. [Baca Juga: PWI Pamekasan Mulai Jadi Jujukan Penelitian Mahasiswa PTI]

“Bisa bicarakan secara baik-baik tanpa harus ada kekerasan,kita sebagai Wartawan juga mempunyai kode etik yang diatur dalam Undang-Undang,Wartawan itu Pewarta bukan pembawa Petaka ” tegas Haryono usai gelar aksi Solidaritas. (Kabar Jatim)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »