PWI Pamekasan Mulai Jadi Jujukan Sumber Penelitian Mahasiswa PTN

Ketua PWI Pamekasan diwawancarai mahasiswa Unibraw Malang.
PWINews - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan kini mulai menjadi jujukan sumber penelitian mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri di Jawa Timur. Salah satunya, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Malang pada program studi Ilmu Pemerintah.

Mahasiswa bernama Satria Atma Prayoga ini menjadikan Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz sebagai narasumber penelitian skripsinya berjudul "Penataan Pegawai Negeri Sipil dan Instansi Pemerintahan di Kabupaten Pamekasan" karena organisasi profesi ini dinilai memiliki komitmen memberdayakan publik melalui program "melek media" yang dicanangkan selama ini.

PWI juga dinilai sebagai organisasi profesi yang aktif menggelar kajian dan diskusi aktual seputar pemerintahan, politik, ekonomi, olahraga dan kepentingan publik lainnya. [Baca Juga: Catatan Dialog Pendidikan PWI Pamekasan]

Organisasi ini memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan peran kampus menjadi sumber referensi kebijakan politik pemerintah, dan PWI menggandeng institusi itu dengan menggelar kontrak kerja sama bersama sejumlah perguruan tinggi di Pamekasan. [Baca Juga: PWI-MTS Sumber Bungur Tanda Tangani Nota Kesepahaman]

Keinginan kuat para anggota dan pengurusnya untuk terus belajar melalui berbagai pelatihan, kegiatan seminar, diskusi, hingga melanjutkan ke jenjang pendidikan yang tinggi untuk terus belajar, juga menjadi salah satu pendorong bagi mahasiswa yang kini sedang menggerap skripsi itu, untuk menjadi pengurus PWI sebagai sumber informan eksternal pada penelitian skripsinya.

"Saya banyak mengetahui tentang PWI dan berita tentang pemerintahan di Pamekasan ini melalui situs pwipamekasan.com, termasuk kegiatan-kegiatan yang rutin dilakukan PWI selama ini," ujar Satria di kantor PWI Pamekasan, Jumat (28/7/2017).

Kritik konstruktif yang sering disampaikan PWI baik kepada pemerintah dan masyarakat, serta niat baik lembaga ini untuk mendorong kinerja positif dengan cara memberikan penghargaan sebagaimana dilakukan selama ini, juga tidak luput dari pertimbangan mahasiswa Satria Atma Prayoga untuk menjadi sumber penelitian. [Baca Juga: PWI Pamekasan Beri Penghargaan 12 Lembaga di Malam Puncak HPN]

Petikan surat pengantar penelitian mahasiswa Unibraw ke PWI Pamekasan.
PWI merupakan satu dari delapan sumber yang menjadi sasaran informan peletian kualitatif mahasiswa semester akhir Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang ini. Sumber informan lainnya, masing-masing Bagian Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Dinas Sosial,Dinas Periwisata dan Kebudayaan,
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Bakesbangpol, dan Koordinator Forum LSM Pamekasan.

Mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya yang juga menjadikan institusi organisasi profesi wartawan di Kabupaten Pamekasan ini sebagai jujukan penelitian ialah mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Bahkan mahasiswa ini juga magang di PWI Pamekasan selama 1 bulan 15 hari, guna mengetahui secara langsung pola relasi jurnalis dengan masyarakat, pemkab dan "stakeholder" lainnya. [Baca Juga: Mahasiswi Unesa Magang Jurnalistik di PWI]

Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz menyatakan, wartawan yang tergabung dalam organisasi PWI itu sebenarnya bukan wartawan yang memiliki kualitas bagus, akan tetapi kumpulan wartawan yang ingin belajar dan terus berkembang.

"Makanya, kegiatan yang kami kedepankan adalah lebih pada kegiatan bernuansa ilmiah, dan teman-teman di PWI sampai saat ini masih terus belajar. Saya sendiri baru mendaftar S2 di Unair Surabaya tahun ini, wakil sekretaris saya justru kuliah S2 lebih awal," ujarnya. [Baca Juga: Sepuluh Anggota PWI Jatim Lulus Tes S2 Unair]

Abd Aziz menjelaskan, saat ini anggota PWI Pamekasan sebanyak 23 orang, dengan tingkat pendidikan sebanyak 3 orang lulusan strata 2 (S2), 1 orang sedang mendaftar S3, 2 orang sedang kuliah S2, 1 orang akan kuliah, dan sisanya lulusan S1.

"Yang sudah lulus S2 ini sebagian memang ada yang menjadi dosen, seperti wartawan beritajatim.com di STAI Al-Khairat, ada di STIEBA namanya mas Fawaid. Kalau yang jadi dosen di Unira namanya Sukma. Tapi kemarin pamit, bahwa dia akan fokus di kampus. Tapi dia juga telah lulus UKW yang digelar PWI Jatim di Surabaya kok. Jadi secara kompetensi, dia kompeten sebagai wartawan," kata Pewarta LKBN Antara ini, menjelaskan. (Humas PWI Pamekasan)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »