PWI Bahas Empat Poin Terkait Stadion Pamekasan

Pamekasan (PWINews) - Sedikitnya ada empat poin yang menjadi agenda pembahasan dalam Focus Grup Discution (FGD) tentang Multiplier Effect Stadion Pamekasan, yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Senin (31/10/2016) malam.

Keempat poin tersebut masing-masing fungsi keberadaan sport centre dalam pelayanan publik, memacu perekonomian warga, sarana promosi daerah, dan komitmen klub profesional dalam upaya melahirkan atlet putera daerah.

Dalam aspek pelayanan publik, diskusi yang digelar PWI Pamekasan membahas tentang persoalan landasan hukum penggunaan fasilitas di area sport centre. 

Sedangkan dalam aspek perekonomian, pembahasan difokuskan pada upaya menambahkan pendapatan asli daerah (PAD) bagi pemkab, serta perekonomian masyarakat sekitar.

"Paling tidak dengan difungsikannya Stadion Pamekasan ini nanti, akan banyak warga sekitar yang akan diserap," kata Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz.

Hal yang sama juga tentang dua fungsi lainnya, termasuk sarana promosi dan melahirkan atlet berprestasi putra daerah. [Baca Juga: PWI Pamekasan Diskusikan Muliplier Effeck Stadion Pamekasan]

"Termasuk juga proses pelaksanaan dalam menjalin hubungan dengan pihak ketiga, pelaku usaha olahraga. Serta peran serta pemkab dan tanggungjawab pihak ketiga dalam membina para atlet muda," ungkap Aziz.

FGD yang digagas PWI Pamekasan Ruang Pertemuan PKK Rato Ebhu Pemkab Pamekasan itu berlangsung selama tiga jam, yakni mulai pukul 19.30 WIB hingga 23.30 WIB.

Bupati Pamekasan Achmad Syafii membuka acara itu, sekaligus menjadi pembicara kunci dalam diskusi yang diikuti sebanyak 42 orang itu.

Para pihak yang diundang hadir dalam kegiatan itu, antara lain Disporabud, Dispenda, Kabag Perekonomian, Dishubkominfo, Diskop dan UKM, Satpol-PP, Komisi I dan II DPRD, Askab PSSI, Manajemen Persepam Madura Utama, Madura United FC, perwakilan suporter dan sejumlah undangan lainnya. (PWI Pamekasan)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »