Tembang Walang Kekek Sambut Undangan Semalam di Madura

Pamekasan (PWINews) - Tembang Balang Kekek menyambut tamu undangan pada pagelaran seni budaya 'Semalam di Madura' yang digelar di area Monumen Arek Lancor, Sabtu (29/10/2016) malam.

Pagelaran dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pamekasan Ke-486 itu, diawali dengan Seni Karawitan Putri Madu Sekar Pamekasan yang diperankan oleh tujuh perempuan. Mereka terlihat lihai memainkan alat musik tradisional berupa gamelan.

Selain itu, pantun mendayu sang penembang seolah membius hadirin untuk mengikuti irama dan meresapi makna pesan yang dirangkai alunan kata dalam irama tembang.

"Kegiatan Semalam di Madura ini sebagai upaya kami untuk memperkenalkan seni dan budaya tradisional yang ada di Madura," kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Kebudayaan (Disporabud) Pamekasan Muhammad. [Baca Juga; Semalam di Madura Digelar di Arek Lancor]

Sebelumnya Bupati Achmad Syafii sengaja menjadikan Hari Jadi Pamekasan sebagai destinasi wisata budaya tahunan. Sehingga beragam kegiatan sengaja disuguhkan demi menarik minat wisatawan, baik dari luar Pamekasan maupun asing.

Semalam di Madura merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang cukup meriah, sebab sebelumnya juga sudah digelar berbagai kegiatan lain dalam berbagai rangkaian. Semisal Festival Sape Sonok, Bakar 20.800 tusuk Sate Lalat hingga Festival Kerapan Sapi Piala Presiden 2016.

Usai menikmati tembang-tembang kasmaran dari karawitan ini, selanjutnya memasuki acara inti, yakni pegeran seni budaya Madura dalam acara "Semalam di Madura".

Beragam jenis tarian tradisional, dari empat kabupaten di Pulau Madura dipentaskan dalam pagelaran kali ini. (PWI-04)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »