Perusahaan Media Sesuai Kor Bisnis Media

Pamekasan (PWINews) - Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz menjelaskan, perusahaan media yang digunakan sebagai badan hukum, sesuai dengan kor bisnis di media tersebut.

"Intinya, satu perusahaan untuk satu media, bukan banyak media," kata Abd Aziz saat menjadi pemateri dalam diklat jurnalistik dasar di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan pada 2 April 2016.

Pewarta Perum LKBN Antara ini mencontohkan seperti JTV atau kelompok usaha media lainnya di Jawa Post Group.

Aziz menjelaskan, JTV membuka banyak badan usaha sesuai dengan jumlah media yang dikelolanya. Antara JTV Surabaya dengan JTV Madura, badan usahanya berbeda, dan demikian juga jaringan JTV lainnya yang ada di masing-masing kabupaten/kota.

"Jadi JTV Surabaya itu badan usahanya lain, dan JTV Madura juga lain, karena kor bisnisnya berbeda," kata Aziz.

Ketentuan ini, kata dia, juga berlaku pada perusahaan media lainnya, baik cetak maupun daring (online).

"Makanya, antara 'Radar' dengan Jawa Post itu badan usahanya berbeda, meski Radar menempel di Jawa Post, karena kor bisnisnya beda," sambung Aziz.

Untuk media online, bisa saja hanya menggunakan satu badan hukum, tapi dengan catatan, tetap untuk satu kor bisnis.

"Caranya, bisanya menggunakan subdomain. Seperti tribunnews.com di pusat, untuk wilayah Surabaya menggunakan surabaya.tribunnews.com, bukan menggunakan domain lain," kata Abd Aziz.

Akan tetapi jika menggunakan nama domain lain dengan kor bisnis yang berbeda, maka, seharusnya menggunakan badan hukum yang berbeda pula.

Sesuai dengan edaran Dewan Pers, perusahaan media juga harus mencantumkan nama badan hukum yang menaungi perusahaan pers tersebut, susunan redaksi dan reporter atau wartawan yang bekerja di perusahaan itu dengan jelas. (Humas PWI Pamekasan)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »